TNI Perkasa, Rakyat Berwibawa


Kopasus Salah Satu Pasukan Elit TNI
    Freen, hari ini kita bahas tentang garda terdepan penjaga kedaulatan bangsa Indonesia, pas juga momentnya, karena 5 Oktober kita peringati sebagai hari lahir Tentara Nasional Indonesia (TNI), ya TNI adalah garda terdepan penjaga kedaulatan bangsa. Wibawa bangsa dan masyarakat Indonesia dimata percaturan dunia salah satunya paling utama terletak pada kekuatan angkatan bersenjata kita yakni TNI, benar nggak freen ? 

    Pada Ultah ke 71 TNI tahun ini freen, TNI telah menjadi kekuatan paling tinggi di Asia Tenggara, prestasi yang sangat membanggakan karena Indonesia merupakan negara dengan wilayah dan penduduk yang paling besar di Asia Tenggara. Wajar kalau kemudian kekuatan TNI harus sebanding dengan luasnya teritorial Indonesia, terutama pulau-pulau terluar di Indonesia yang ribuan jumlahnya, semuanya perlu diawasi dan diamankan TNI dari segala bentuk agresor maupun infiltrasi asing. 

    Sebagai rakyat Indonesia kita harus bangga dengan TNI freen, tidak cukup dengan bangga tentunya ya freen, kita juga harus mendukung terciptanya prajurit-prajurit TNI yang handal dan profesional, serta didukung dengan alutista yang mumpuni dalam usaha mempertahankan kedaulatan. Dahulu ketika perang kemerdekaan, prajurit TNI dengan segala kekurangannya mampu mengusir penjajah dan menghentikan segala bentuk usaha pembrontakan. Sekarang kita hidup dialam kemerdekaan freen, bangsa kita telah bermetamorfosa menjadi bangsa yang besar, tentunya harus pula diiringi dengan prajurit yang tangguh, system pertahanan dan alutista yang bertekhnologi tinggi terbarukan, benar nggak freen ?

     Apalagi nih freen dizaman serba canggih sekarang menurut para pengamat pertahanan, ancaman bukan hanya dalam bentuk infiltrasi dan agresi konvensional /tradisional dari asing. Zaman serba bertekhnologi tinggi freen, ancamannya pun tak luput dari kecanggihan tekhnologi benar nggak freen ? Beberapa bentuk agresi asing dengan menggunakan kemampuan tekhnologi tinggi yang perlu diawasi freen yakni cyber war, perang asimetrik dan sebagainya.

     Freen, cyber war merupakan suatu keniscayaan pada abad ini, perang dengan memanfaatkan kecangihan tekhnologi jaringan komputer dan internet dalam bentuk strategi pertahanan atau penyerangan terhadap system informasi. Laju perkembangan tekhnologi informasi dan komunikasi menjadikan ranah tekhnologi sebagai metode baru dalam peperangan. Dewasa ini freen, kegiatan cyber war dapat dikatagorikan sebagai perang informasi berskala rendah, namun freen perlu kita pahami dalam beberapa tahun mendatang boleh jadi dianggap sebagai perang informasi yang sebenarnya. 

     Oleh karena itu freen, kedaulatan cyberspace saat ini sangat diperhitungkan. Bagaimana satu bangsa bisa menguasai dan mengetahui system informasi dan komunikasi negara lain. Jangan sampai freen, apa yang terjadi di Negara Estonia terjadi pula di Indonesia, hanya karena matinya listrik nasional dan system komunikasi dan informasi yang terserang hevker Rusia, terjadilah kekacauan, penjarahan, putusnya transportasi dan sebagainya. Dalam waktu yang tidak perlu lama negara tersebut lumpuh.  Tentu saja bukan merupakan perebutan teritorial langsung freen, tetapi lebih kepada otoritas penguasaan kedaulatan melalui tekhnologi dan psywar.

    Perlu diketahui juga freen, pasukan militer yang bertempur dimedan perang deawasa ini telah dilengkapi fasilitas komputer laptop berjaringan serta dapat melakukan aktifitas cyber war sebagai bagian dari sytem komando dan kendali. Itulah  realita perang canggih cyber war yang dilaksanakan dewasa ini diberbagai penjuru dunia. Oleh karena itu freen, dalam membangun system pertahanan kita sudah seharusnya mengenai cyber war ini sebagai prioritas dan tidak tertutup oleh hingar bingar politik yang semakin hari semakin gaduh, benar nggak freen hehehe.

    Uwalah freen sangat mengerikan apa jadinya bangsa kita bila tidak memiliki prajurit TNI yang memilik kemampuan mengantisipasi perkembangan tekhnologi ini. Secara berlahan ya freen, akan terjadi pelumpuhan terhadap relung-relung Ipoleksosbud bangsa. Bila kita tidak membekali prajurit-prajurit TNI dengan ilmu tekhnologi baik itu cyber dan lainnya serta alutista kita yang tidak canggih/bertekhnologi tinggi yang terbarukan, bukan tidak mungkin bangsa Indonesia dapat dilumpuhkan dengan cara itu sebagai bangsa. kita berdoa ya freen jangan sampai hal tersebut terjadi kepada bangsa kita, tentunya kita berharap para pengambil kebijakan di pemerintahan, para elit politik, para pengusaha yang berjiwa nasionalis agar berpadu padan mengembangkan kemampuan militer kita. Persoalan regulasi dan anggaran guna meningkatan kemampuan prajurit-prajurit TNI tidak akan menjadi persoalan apabila segenap anak bangsa ini memiliki pemahaman yang sama dan visi misi yang sama menjaga kedaulatan bangsa. udah dulu ya freen. (balik tumpukan buku-buku 6/10/2016).  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

My Skywave

Menulis Populer Yuk ?